Saturday, 8 August 2015

Beberapa alat musik tradisional nusantara yang perlu kita ketahui dan di lestarikan. Seni tradisi peninggalan leluhur sangatlah besar artinya bagi suatu bangsa khususnya suku, yang menandakan bahwa kemajuan peradaban masa lalu yang begitu nyata.


1. Angklung
angklung
Angklung berasal dari daerah Sunda ( Jawa Barat ). Angklung dimainkan dengan cara digoyangkan sehingga timbul bunyi dari bambu yang salin berbenturan.
2. Calung.
calung
Calung berasal dari daerah Sunda ( Jawa Barat ). Calung yang terbuat dari bambu ini dimainkan dengan cara di pukul.
3. Kacapi
Kacapi
Kacapi berasal dari daerah Sunda ( Jawa Barat ). Kacapi dimainkan denga cara dipetik.
4. Karinding
Karinding
Karinding berasal dari daerah Sunda ( Jawa Barat ). Karinding dimainkan dengan cara ditiup.
5. Sasando
Sasando
Sasando berasal dari daerah Rote ( Nusa Tenggara Timur ). Alat musik trdisional ini di mainkan denga cara di petik.
6. Talempong
Talempong
Talempong adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah Minagkabau. Alat musik tradisional Indonesia yang mirip Bonang ini dimainkan dengan cara di pukul.
7. Tambo
tambo
Tambo berasal dari daerah Aceh. Alat musik tradisional Indonesia yang mirip bedug ini dimainkan dengan cara di pukul.
8. Tifa
Tifa
Tifa bersalal dari daerah Maluku dan Papua. Alat musik tradisional Indonesia ini dimainkan dengan cara di tabuh atau dipukul.
9. Sampek
Sampek
Sampek adalah alat musik tradisional suku Dayak Kalimantan. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara di petik seperti bermain Gitar.
10.Serune Kalee
Serune Kalee
Serune Kalee berasal dari daerah Aceh. Alat musik tradisional Indonesia ini dimainkan denga cara ditiup.
11.Doll
Digital Camera
Doll berasal dari daerah Bengkulu. Alat musik ini dimainkan denga cara dipukul.
12.Tehyan
Tehyan
Tehyan berasal dari Jakarta. Alat musik ini dimainkan dengan cara di gesek.
13.Hapetan
kulcapi-karo
Hapetan berasal dari daerah Tapanuli ( Sumetera Utara ). Hapetan dimainkan dengan cara di gesek
14.Ladolado
ladolado
Ladolado berasal dari daerah Sulawesi Tenggara. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara digesek.
15.Kompang
kompang
Kompang banyak dijumpai di daerah Jambi. Alat musik ini juga banyak ditemui di masyarakat Melayu ( Malaysia, Brunai ). Kompang dimainkan dengan dipukul.
16.Tuma
tuma
Tuma berasal dari Provinsi Kalimantan Barat. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara dipukul dengan telapak tangan.
17.Japen
japen
Alat musik japen berasal dari Kalimantan Tengah. Alat musik tradisional ini dimainkan dengan cara di petik senarnya.
18.Panting
panting
Alat musik Panting banyak dijumpai di Provinsi Kalimantan Selatan. Alat musik ini dimainkan dengan cara di petik senarnya.
Macam-macam genre musik:

Alternative Rock Alternative Rock adalah aliran musik rock yang muncul pada tahun 1980-an dan menjadi sangat populer pada tahun 1990. Nama “alternatif” ditemukan pada tahun 1980 untuk mendeskripsikan band-band punk rock yang tidak sesuai dengan aliran punk rock pada masanya. Sebagai jenis musik yang spesifik, rock alternatif mempunyai sub-aliran yang bervariasi, dari musik indie yang bermulai pada tahun 1980 dan menjadi populer pada tahun 1990; seperti indie rock, grunge, gothic rock, dan college rock. Aliran-aliran tersebut terkonsolidasi dengan ciri khasnya masing-masing. Walaupun aliran alternatif terhitung sebagai aliran rock, tapi beberapa sub-alirannya terpengaruh oleh musik rakyat, reggae, musik elektronik, dan jazz. Dalam periode tertentu, istilah rock alternatif digunakan untuk menyebut musik rock dari band underground pada tahun 1980an, punk rock (termasuk punk itu sendiri), dan untuk musik rock itu sendiri pada tahun 1990an dan 2000an. Contoh Band yang menggunakan genre Alternative Rock: Nirvana

Blues Blues adalah sebuah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS). Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas mantan budak-budak Afrika di AS. Penggunaan blue note dan penerapan pola call-and-response (di mana dua kalimat diucapkan/dinyanyikan oleh dua orang secara berurutan dan kalimat keduanya bisa dianggap sebagai “jawaban” bagi kalimat pertama) dalam musik dan lirik lagu-lagu blues adalah bukti asal usulnya yang berpangkal di Afrika Barat. Di era kini banyak Blues Lovers lahir. Mereka menyimak, belajar, menulis, memainkan, dan bikin album. Musik blues mempunyai pengaruh yang besar terhadap musik populer Amerika dan Barat yang baru, seperti dapat terlihat dalam aliran ragtime, jazz, “blues rock”, “electric blues”, bluegrass, rhythm and blues, rock and roll, hip-hop, dan country, “reggae”, serta musik rock konvensional. Contoh yang menggunakan genre Blues : (Alm)Ray Charles

Classical Genre Classical merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21. Sejarah musik classical Barat Contoh orang yang menggunakan Genre Classical : Mozart

Country Genre Country adalah campuran dari unsur-unsur musik Amerika yang berasal dari Amerika Serikat Bagian Selatan dan Pegunungan Appalachia. Musik ini berakar dari lagu rakyat Amerika Utara, musik kelt, musik gospel, dan berkembang sejak tahun 1920-an. Istilah musik country mulai dipakai sekitar tahun 1940-an untuk menggantikan istilah musik hillbilly yang berkesan merendahkan. Pada tahun 1970-an, istilah musik country telah menjadi istilah populer. Istilah lain untuk genre musik ini adalah country and western, namun sudah semakin jarang dipakai kecuali di Britania Raya dan Irlandia. Contoh orang yang menggunakan Genre Country: Taylor Swift

Easy Listening Easy Listening merupakan genre yang gampang didengar oleh para pendengar musik. Biasanya Genre ini biasa dimainkan oleh Band-Band Indonesia. Easy Listening memiliki arti gampang didengar, berarti di Lagu yang ber genre Easy Listening memiliki Lirik yang mudah dihafalkan dan nada yang Slow. Contoh Band yang menggunakan Genre Easy Listening : Ten2Five

Rock Genre Rock adalah genre musik populer yang mulai diketahui secara umum pada pertengahan tahun 50an. Akarnya berasal dari rhythm and blues, musik country dari tahun 40 dan 50-an serta berbagai pengaruh lainnya. Selanjutnya, musik rock juga mengambil gaya dari berbagai musik lainnya, termasuk musik rakyat (folk music), jazz dan musik klasik. Bunyi khas dari musik rock sering berkisar sekitar gitar listrik atau gitar akustik, dan penggunaan back beat yang sangat kentara pada rhythm section dengan gitar bass dan drum, dan kibor seperti organ, piano atau sejak 70-an, synthesizer. Disamping gitar atau kibor, saksofon dan harmonika bergaya blues kadang digunakan sebagai instrumen musik solo. Dalam bentuk murninya, musik rock “mempunyai tiga chords, bakcbeat yang konsisten dan mencolok dan melody yang menarik”. Pada akhir tahun 60-an dan awal 70-an, musk rock berkembang menjadi beberapa jenis. Yang bercampur dengan musik folk (musik daerah di amerika) menjadi folk rock, dengan blues menjadi blues-rock dan dengan jazz, menjadi jazz-rock fusion. Pada tahun 70an, rock menggabungkan pengaruh dari soul, funk, dan musik latin. Juga pada tahun 70an, rock berkembang menjadi berbagai subgenre (sub-kategori) seperti soft rock, glam rock, heavy metal, hard rock, progressive rock, dan punk rock. Sub kategori rock yang mencuat pada tahun 80an termasuk New Wave, hardcore punk dan alternative rock. Pada tahun 90an terdapat grunge, Britpop, indie rock dan nu metal. Contoh Band yang menggunakan Genre Rock : My Chemical Romance

Rap Rap adalah salah satu unsur musik hip-hop. Rap merupakan teknik vokal yang berkata-kata dengan cepat, sementara pelakunya disebut rapper. Biasanya, rap diiringi oleh DJ maupun sebuah band. Biasanya, rapper seperti penyanyi biasa, yaitu bernyanyi solo. Contohnya adalah Xzibit dan Jay-Z. Ada pula rapper yang menjadi anggota band, misalnya Mike Shinoda dari Linkin Park. Umumnya, rapper berkulit hitam karena banyak rapper berasal dari daerah pinggiran. Di antara sedikit rapper yang berkulit putih adalah Eminem dan Sean Paul. Rapper sering disebut pula dengan MC (Master of Ceremony). Contoh orang yang menggunakan genre Rap : Igor Saykoji

Jazz Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz. Contoh orang yang menggunakan Genre Jazz : Bob James

Death Metal Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian, ritme gitar rendah (downtuned rhythm guitars), perkusi yang cepat, dan intensitas dinamis. Vokal biasanya dinyanyikan dengan gerutuan (death grunt) atau geraman maut (death growl). Teknik menyanyi seperti ini juga sering disebut “Cookie Monster vocals”. Contoh Band yang menggunakan Genre Death Metal : The Berzerker

J-Pop J-pop adalah istilah yang digunakan untuk musik populer Jepang yang memasuki arus utama musik Jepang pada tahun 1990-an. Istilah J-pop digunakan untuk membedakannya dari enka dan musik rakyat min’yo. “J-pop” modern berakar dari musik tahun 1960-an seperti yang dimainkan The Beatles,dan menggantikan kayokyoku (musik pop Jepang hingga 1980-an) dalam dunia musik Jepang. Istilah J-pop diciptakan media massa Jepang untuk membedakannya dari musik asing, dan sekarang merujuk kepada hampir semua musik populer di Jepang. Menurut data tahun 2006 dari International Federation of the Phonographic Industry, industri musik Jepang memiliki industri musik terbesar nomor dua di dunia, dan hanya berada di bawah Amerika Serikat. Contoh kelompok yang menggunakan Genre J-Pop : Arashi

New Age Music New Ages adalah sebuah aliran music yang mampu memberikan sebuah salah satu pengalaman sbb: positif,relaks,insipirasi,nyaman,semangat,ada unsur kebudayaan oleh sebab itu tidaklah heran kalau kita bisa menyukai sebuah music new ages dengan bahasa yang sama sekali kita tidak mengerti, atau sebuah lagu yang sudah diciptakan beratus2 tahun yang lalu yang mungkin hanya dicipakan dengan alat music dan suara vokal seadanya Music adalah ekspresi dari jiwa. Mungkin anda yang pernah mendengar lagu new ages pasti sangat mengerti kenapa anda bisa mencintai music ini. Contoh Orang yang menggunakan Genre New Age : Paul Schwartz

R&B R&B adalah genre musik populer yang menggabungkan jazz, gospel, dan blues, yang pertama kali diperkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Pada tahun 1948, perusahaan rekaman RCA Victor memasarkan musik kaum kulit hitam yang disebut Blues and Rhythm. Pada tahun yang sama, Louis Jordan mendominasi lima besar tangga lagu R&B dengan tiga lagu, dan dua dari lagunya berdasar pada ritme boogie-woogie yang terkenal pada tahun 1940-an. Band Jordan, Tympany Five (1938) terdiri dari dirinya sebagai vokal dan pemain saksofon beserta musisi-musisi lain sebagai pemain trompet, saksofon tenor, piano, bas, dan drum.Istilah ini pertama kali dipakai sebagai istilah pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada tahun 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard. Istilah ini menggantikan istilah musik ras dan kategori Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949. Tahun 1948, RCA Victor memasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa tersebut dibalik oleh Wexler di Atlantic Records, yang menjadi perusahaan rekaman yang memimpin bidang R&B pada tahun-tahun awal. Contoh Orang yang menggunakan genre R&B : Justin Timberlake

J-Rock J-Rock atau Japanese rock digunakan untuk menyebut genre musik rock yang ada di Jepang. Aliran musik J-Rock menjadi populer di Indonesia berkat kepopuleran penayangan anime di televisi dengan lagu tema (soundtrack) yang dibawakan penyanyi dan kelompok musik Jepang.Sejarah J-Rock dimulai tahun 1957 dengan dikenalnya musik rock di Jepang bersamaan dengan puncak kepopuleran Rockabilly yang merupakan salah satu gaya rock ‘n’ roll.Rockabilly yang dimulai di berbagai kelab jazz melahirkan penyanyi rockabilly seperti Mickey Curtis, Masaaki Hirao, dan Keijiro Yamashita. Pada bulan Februari 1958, ketiganya tampil dalam konser Westan Kanibaru I (Western Carnival I) di gedung pertunjukan bernama Nihon Gekijo, Tokyo. Di akhir dekade 1950-an, kepopuleran rockabilly yang mulai surut digantikan era Kaba Popsu (cover pops) yang terdiri dari berbagai jenis musik. Di antara tokoh cover pops terdapat musisi seperti Yuya Uchida dan Isao Bito yang berakar pada genre rockabilly. Selain itu, cover pops dengan gaya Liverpool Sound lahir mengikuti kepopuleran grup-grup musik seperti The Beatles di sekitar tahun 1963. Contoh Band Yang menggunakan Genre J-rock : Flow & J-Rocks

Reggae Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika. Reggae mungkin jadi bekas di perasaan lebar ke menunjuk ke sebagian terbesar musik Jamaika, termasuk Ska, rocksteady, dub, dancehall, dan ragga. Barangkali istilah pula berada dalam membeda-bedakan gaya teliti begitu berasal dari akhir 1960-an. Reggae berdiri di bawah gaya irama yang berkarakter mulut prajurit tunggakan pukulan, dikenal sebagai “skank”, bermain oleh irama gitar, dan pemukul drum bass di atas tiga pukulan masing-masing ukuran, dikenal dengan sebutan “sekali mengeluarkan”. Karakteristik, ini memukul lambat dari reggae pendahuluan, ska dan rocksteady. Contoh Band yang menggunakan genre Reggae : Steven And Coconut Treez

Techno Genre Techno adalah aliran Musik yang menggunakan tema futuristik. Musik Techno juga dipakai di Club-Club malam dan biasanya Musik ini dimainkan oleh seorang DJ. Musik ini tidak dimainkan dengan alat musik tradisional seperti Gendang, Gitar, Sasando, dll. Dia menggunakan alat musik Digital seperti Dj Maker yang biasa dipakai untuk me-remix musik yang sudah ada menjadi musik yang bertema Futuristik. Contoh orang yang menggunakan Genre Techno: Daft Punk

World Dunia musik adalah istilah umum untuk kategori musik global, seperti musik tradisional atau musik rakyat dari sebuah budaya yang diciptakan dan dimainkan oleh musisi adat dan erat terkait dengan musik dari daerah asal mereka. Genre ini biasanya lebih mengandung lagu-lagu rakyat yang sangat lama, Misalnya Sekitar 0-800 Masehi bahkan bisa sebelum Masehi Contoh Orang yang menggunakan genre World : Aeson
Dangdut Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music. Penyebutan nama “dangdut” merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu. Contoh orang yang menggunakan Genre Dangdut: Rhoma Irama

Friday, 7 August 2015

Kata-kata berikut ini adalah istilah-istilah yang sering digunakan dalam musik.



Absolute pitch ( Perfect pitch ) Pendengaran terlatih yang dapat mengetahui dan mengidentifikasikan nada.
Acapella Musik vokal tampa diiringi instrument.
Accelerando Mempercepat tempo.
Accidentals Tanda-tanda untuk menaikan dan menurunkan nada.
Accompaniment Musik pengiring.
Ad lib Singkatan dari Ad libitium yaitu peluang yang diberikan kepada pemain instrument untuk memainkan instrument mereka secara bebas.
Al fine Sampai akhir.
Alto Suara rendah pada wanita.
Analog Alat elektronik yang tidak digital.
Arpegio Uraian nada-nada dari chord yang berurutan naik dan turun.
A tempo Kembali ke tempo awal.
Atonality Membaikan kunci atau tonal center.
Augmented Interval yang di perlebar.
Avant-garde - Pelopor / frontir.
- Bermusik dengan cara yang tidak konvensional.
Bacbeat Latar belakang irama/ ritme yang stabil.
Ballad - Lagu bercerita.
- Lagu yang berirama lambat.
Bar Pengelompokan ketukan-ketukan dalam hitungan genap atau ganjil.
Bar line Garis vertical pemisah yang membatasi antara bar.
Baritone Pertengahan suara antara suara tenor dan bass pada vokal pria atau alat musik.
Bass - Suara terendah dari vokal pria.
- Nada terendah pada musik.
Beat - Ketukan teratur sebagai pedoman meter- ritme- dan tempo.
- Jenis irama musik- seperti Latin beat, Rock beat, dll.
Bending note Nada yang meliuk ( ciri khas dari musik blues ).
Brass section Kelompok pemain Brass bagian dari band.
Bridge Bagian transisi antara dua tema musik.
Brightly Dimainkan dengan gembira.
Broken chord Arpegio chord yang dimainkan secara tidak beraturan.
Cadence Progression / resolution melodi atau harmoni yang menjadi konklusi sementara atau akhir.
Cadenza Pemeragaan kemahiran tehknik bermain (improvisasi) oleh solis pada bagian akhir komposisi musik.
Changes Pergerakan shord.
Chord Harmonisasi tiga nada atau lebih.
Chord embellishment Memperindah harmoni dengan penambahan ornamentasi nada pada chord.
Chordal tones Nada-nada yang terdapat di dalam konstruksi chord.
Chromatic Susunan / penggunaan melodic atau harmonik dari 12 nada.
Clef Simbol yang menyatakan wilayah nada-nada pada staff, di sesuaikan dengan kebutuhan dan alat musik.
Coda Bagian penutup dari musik.
Common time Empat ketukan dalam satu bar.
Consanance Gabungan beberapa nada yang terdengar harmonis / enak.
Counterpoint Alur dua rangkaian melodi atau lebih secara bersamaan.
Crescendo Suara menjadi keras secara bertahap.
Da capo ( DC ) Yaitu tanda yang menunjukan untuk mulai untuk memulai dari awal.
Diatonic Berkenaan dengan tujuh major atau minor scale.
Diction Cara mengucapkan kata pada penyanyi.
Diminished Interval diperpendek.
Dissonance Bunyi yang membuat rasa galau pada pendengaran.
Dominant Nada ke lima pada major / minor scale dan jenis chord yang terbentuk pada nada tersebut.
Double-stop Dua nada di bunyikan serempak pada instrument string.
Downbeat Ketukan pertama pada bar.
Dragging Tempo permainan yang menjadi lambat dari tempo yang seharusnya secara tampa disengaja.
Duet/ duo Komposisi yang menampilkan dua pemain.
Duplet Tiga ketuk dibagi dua dengan nilai tempo yang sama .
Dynamic Berkenaan dengan volume dan kelembutan.
Encore (more) Istilah meminta pemain/ penyanyi untuk menambah lagi pergelarannya.
Enharmonics Satu nada dengan nama yang berbeda.
Ensemble Kelompok pemain.
Falsetto Suara tinggi vokal yang tidak umum.
Fermata Menahan nada/ chord / rest
Figured bass Pola / bagian bass.
Finale Tema penutup.
Fingerboard Tangkai ber-senar untuk jari pada instrument ber-string.
Fine (ending) Akhir dari komposisi.
Glissando (gliss) Memainkan scale pada paino dengan kecepatan tinggi.
Grance note Ornament nada yang singkat dan tidak memerlukan hitungan khusus.
Groove “Fell” dari cara bermain dengan tempo “laidback” yang konstan dan stabil.
Half-step Jarak interval setengah nada.
Harmony Tentang perpaduan bunyi yang selaras.
Head Melodi lagu.
Horn section (brass section) Kelompok pemain alat tiup pada band.
Interval Jarak antara dua nada.
Inversion Nada pada chord / interval yang dipindahkan ke oktaf atas atau bawah, atau susunan interval / chord terbalik.
Jam session Bermain musik dalam kelompok secara informal / tidak resmi.
Key signature Tanda accidentals pada permulaan staff untuk menentukan kunci.
Laidback Bermain sedikit diperlambat atau bermain dibelakang menentukan kunci.
Leading tone Nada ketujuh pada diatonic scale.
Legato Nada-nada dimainkan yang bersambung dengan tanda garis lengkung.
Ledger line Garis Bantu di atas dan di bawah staff.
Licks Phrasing singkat atau klise phrasing yang dapat diidentifikasikan.
Measure Hitungan pada sekelompok ketukan.
Mediant Nada ke tiga pada major atau minoe scale.
Metronome Alat yang menyatakan / membunyikan jumlah ketukan per-menit.
Microtone Jarak lebih kecim dari setengah nada ( half step ).
Moderately Dimainkan dengan kecepatan sedang (moderato).
Modulation Perubahan kunci.
Motif Melodi singkat yang sangat khas.
Non-chordal tones Nada-nada yang terletak di luar diatonic scale.
Note Simbol tertulis untuk nada.
Octave Interval ke delapan dari diatonic scale.
Overtone ( nada harmonik) Nada tambahan yang menyertai nada nada biasa- bias any terdapat di atas sebuah nada.
Overtone series Serangkaian nada-nada overtone.
Part - Bagian dari komposisi musik.
- Bagian dari sebuah instrument tertentu- missal guitar pasrts ( body, neck, head, tuning, dll…)
Pedal point Nada bass yang ditahan, sementara harmoni berubah untuk menciptakan tensi.
Pentatonic Scale yang terdiri dari lima nada.
Perfecth pitch Bakat pendengaran yang sempurna- sehingga dapat mengidentifikasikan atau mengetahui frekuensi suara.
Phrase Melodi singkat yang terbentuk dari beberapa motif.
Pitch Tinggi rendahnya nada atau suara.
Quarduplet Ketukan di bagi empat tuplet.
Quartet Kelompok empat pemain.
Quintet Kelompok lima pemain.
Quintuplet Ketukan di bagi dengan lima ketuk.
Real Book Buku kumpulan lagu-lagu standart.
Refrain Bagian dari komposisi lagu yang di ulang beberapa kali.
Resolution Pergerakan dari chord dissonance ke consonance.
Rest Tanda istirahat – semua instrument musik tidak di mainkan .
Rhythm Struktur musik yang berhubungan dengan ketukan tempo dan ketukan yang menyatakan fell atau penjiwaan sebuah lagu.
Rhythm sections Kelompok pemain instrument yang merupakan bagian dari band. Rhythm section terdiri dari Guitar, Bass, Drum, dan Keyboard / piano.
Riff Phrasing pendek yang di ulang-ulang.
Ritardando Kecepatan yang di perlambat secara bertahap.
Root Nada pertama scale atau nada dasar chord.
Rubato Tehknik memainkan melodi tampa mematuhi nilai nada-nada agar dapat bermain dengan penuh perasaan.
Rushing Tempo permainan yang terburu-buru dan mendahului.
Scat-singing Vokal dengan menggunakan kata-kata yang tidak bermagna.
Score Notasi musik yang menjaqvarkan aransemen musik secara keseluruhan ( full score ), dapat juga dalam bentuk vocal score atau orchestral score.
Semi-tone (mikro tone) Frekwensi di antara interval half step.
Septet Kelompok tujuh pemain.
Septuplet Ketukan dibagi tujuh tuplet.
Sextuplet Ketukan di bagi enam tuplet.
Sharp Tanda untuk menaikan nada half-step.
Shuffle Irama Rock dengan fell Swing.
Slide (bending note) Nada yang di belokan atau bergeser.
Slowly Di mainkan dengan kecepatan lambat.
Slur Garis lengkung yang menyatakan agar beberapa nada dapat dimainkan secara bersambung, atau sering juga di sebut Legato.
Solo Komposisi untuk seorang pemain, sendiri atau diiringi .
Soprano Vokal wanita atau sebutan bagi alat musik dengan wilayah yang tinggi.
Staccato Nada pendek terputus, kebalikan dari Legato.
Staff Lima garis sejajar untuk menulis nada.
Standards Jenis lagu-lagu yang terpopuler di kalangan musik Jazz.
Step & half Jarak interval satu-setengah nada.
Subdominant Nada ke empat pada diatonic nada.
Submediant Nada ke enam pada diatonic scale.
Supertonic Nada ke dua pada diatonic.
Suspension Non-chordal tone yang ditahan dari nada sebelumnya.
Syncopation Irama yang ditandai dengan aksen-aksen kuat pada nada-nada yang semestinya ber-aksen lemah.
Tempo Kecepatan ketukan.
Tenor Wilayah tertinggi pada vokal pria.
Tetrachord Hubungan / urutan empat nada konsekutif ( tersusun) dari dua scale.
Timbre Kualitas atau warna suara / nada .
Time signature Bilangan pecahan pada permulaan staff.
Tonality Menyatakan bunyi atau warna suara.
Tone Bunyi nada.
Tonic - Nada dasar dari komposisi musik.
- Nada pertama dari scale.
Tonging Pengaturan posisi lidah pada alat musik tiup.
Touch Gaya dan daya sentuh pemain khususnya untuk Keyboard dan instrument ber-senar.
Trade four Tradisi bepop dalam improvisasi- bergantian anatara drums dan instrument lainnya pada tiap-tiap empat bar.
Transcription Musik yang tertulis atau di sebut juga sheet music.
Transposition Menulis kembali atau memainkan musik dengan mengubah tingkat nadanya.
Tremolo Tehknik memainkan perulangan nada dengan sangat cepat.
Triad Chord tiga nada.
Trill Perulangan cepat dari sebuah nada yang diselingi dengan nada terdekat diatasnya.
Trio Kelompok tiga pemain.
Triple time Pembagian tempo ke dalam tiga ketukan.
Triplet Satu ketuk atau ketukan genap yang di bagi tiga dengan nilai yang sama rata .
Tune - Lagu atau melodi.
- Harmonis atau selaras ( in tune ).
Tuner Alat untuk menyelaraskan nada.
Tunning fork (garpu tala) Batang yang terbuat dari logam dan berbentuk huruf ‘U’ bertangkai untuk menala nada.
Tuplet Pembagian ketukan.
Tutti Semua pemain memainkan hal yang sama.
Unison Nada yang sama dimainkan oleh dua pemain atau lebih.
Up beat - Ketukan yang berada di atasa hitungan.
- Gerak tangan dirigen ke atas.
Upright piano Jenis piano dengan senar-senar terentangkan berdiri tegak.
Vibrato Nada yang bergetar / tehknik menggetarkan nada.
Waltz Ketukan tiga perempat.
Whole step (whole tone) Jarak interval satu nada.
Yodel Tehknik menyanyi diselingi dengan suara-suara falsetto (ciri khas musik country western).

Sejarah musik

Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta serta memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Mendengar musik pula adalah sejenis hiburan. Musik adalah sebuah fenomena yang sangat unik yang bisa dihasilkan oleh beberapa alat musik.


Musik dikenal sejak kehadiran manusia modern Homo sapien yakni sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tiada siapa tahu bila manusia mula mengenal seni dan musik. Dari penemuan arkeologi pada lokasi-lokasi seperti pada benua Afrika sekitar 180.000 tahun hingga 100.000 tahun dahulu telah menunjukkan perubahan evolusi dari pemikiran otak manusia. Dengan otak manusia yang lebih pintar dari hewan, mereka membuat pemburuan yang lebih terancang sehingga bisa memburu hewan yang besar. Dengan kemampuan otak ini, mereka bisa berpikir lebih jauh hingga di luar nalar dan mencapai imajinasi dan spiritual. Bahasa untuk berkomunikasi telah terbentuk di antara mereka. Dari bahasa dan ucapan sederhana untuk tanda bahaya dan memberikan nama-nama hewan, perlahan-lahan beberapa kosa kata muncul untuk menamakan benda dan nama panggilan untuk sesorang.
Dalam kehidupan yang berpindah-pindah, mereka mungkin mendapat inspirasi untuk mengambil tulang kaki kering hewan buruan yang menjadi makanan mereka kemudian meniupnya dan mengeluarkan bunyi. Ada juga yang mendapat inspirasi ketika memperhatikan alam dengan meniup rongga kayu atau bambu yang mengeluarkan bunyi. Kayu dibentuk lubang tiup dan menjadi suling purba.
Manusia menyatakan perasaan takut mereka dan gembira menggunakan suara-suara. Bermain-main dengan suara mereka menjadi lagu, hymne atau syair nyanyian kecil yang diinspirasikan oleh kicauan burung. Kayu-kayu dan batuan keras dipukul untuk mengeluarkan bunyi dan irama yang mengasyikkan. Mungkin secara tidak sengaja mereka telah mengetuk batang pohon yang berongga di dalamnya dengan batang kayu yang mengeluarkan bunyi kuat. Kulit binatang yang mereka gunakan sebagai pakaian diletakkan pula untuk menutup rongga kayu tersebut besar menjadi gendang.

 Prasejarah musik hanya dapat berteori berdasarkan temuan dari situs arkeologi paleolitik. Seruling Merupakan alatmusik yang sering ditumakan pada zaman pra sejarah dan bentuknya seperti shakuhachi yang berasal dari Jepang. Seruling Divje Babe yang terbuat dari tulang paha beruang gua, yang diperkirakan sudah dipakai sekitar 40.000 tahun yang lalu. Berbagai jenis seruling dan alat musik yang terbuat dawai atau senar telah ada sejak zaman Peradaban Lembah Sungai Indus , India memiliki salah satu tradisi musik tertua di dunia yang berasal dari kitab Weda . Pengumpulan paling awal dan terbesar alat musik prasejarah ditemukan di Cina dan tanggal kembali ke antara 7000 dan 6600 SM. Lagu-lagu Hurrian / Hurrian songs adalah kumpulan musik tertulis dalam tulisan kuno yang digali dari Hurrian di kota Ugarit yang diperkiarakan telah ada sekitar 1400 SM.